Aku tak pernah seperti ini
sebelumnya,bayang-bayangmu yang memulai.
Aku tahu semua ini ga adil.
Tapi ini harus aku terima. Siapa dia aku lebih tahu. Ini harus kan Tuhan?
Bicarakan padaku kalau ini memang pilihan terbaikMu.
Disini, tepat malam ini dan
hari ini. Mungkin semua mulai ikut merasakan ketika lentik jemariku
kupermainkan dalam papan huruf yang tertata acak.