Ku bediri tegak sore itu,
ku ratapi semua yang akan tenggelam. Mungkin memang aku tak pernah sadar jika
sesuatu yang dulunya indah akan tenggelam hanyut seketika. Aku tersentak saat
aku tau bayang2 jahanam telah hadir menerobos dalam hidupku.. (Ya maaf kalau
aku bilang seperti itu).
Aku memang tak menyangka, tengah malam kau hadirkan
pesan di handphone ku untuk ucapakan “Terima kasih untuk
semuanya ” yaa.. aku masih ingat benar tentang kata2 itu, tapi kenapa
kau ucapkan kata itu? Tidakkah kau ingin selalu bersamaku walau semuanya sudah
berubah? Andai kau dapat membaca hatiku saat ini, aku sedih, aku sakit saat aku
tahu semua ingin kau akhiri.
Kenapa harus kau relakan
juga nama itu? Nama yang sejak 7 tahun telah kita ciptakan bersama... tak
ingatkah engkau karna nama itu, kau pegang lembar ujianku, dan ku pegang lembar
ujianmu? Kau sapa aku, kau lindungi aku? Kau menjagaku? Kau tersenyum denganku?
Kau pegang pipiku? Kau panggil namaku dengan suara khasmu? Kau beri aku
puisimu? Kau puji aku? Kau bicarakan aku pada temanku? Kau mengajakku menyanyi
bersama? Kau perkenalkan kucingmu? Kau melakukannya, bahkan kau tulis nama itu
di batang pohon dengan goresan tanganmu selama 1 minggu??? Aku masih ingat
betul semua, aku merindukannya. Walau aku tahu, mungkin nama itu telah pupus
dan hilang tak bermakna dimatamu.
Asal kau tahu, nama yang selalu buatku tersenyum dan sedih itu, tak akan
pernah hilang, hancur, apalagi pupus di mataku. Sampai kapanpun, nama itu tetap
indah bagiku.. terima kasih, kau telah ciptakan untuk keindahan pada
nama itu #DearSomeone
Arumm-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar