Jumat, 20 April 2012

Pupus :’)

Ku bediri tegak sore itu, ku ratapi semua yang akan tenggelam. Mungkin memang aku tak pernah sadar jika sesuatu yang dulunya indah akan tenggelam hanyut seketika. Aku tersentak saat aku tau bayang2 jahanam telah hadir menerobos dalam hidupku.. (Ya maaf kalau aku bilang seperti itu).

Aku memang tak menyangka, tengah malam kau hadirkan pesan di handphone ku untuk ucapakan “Terima kasih untuk semuanya ” yaa.. aku masih ingat benar tentang kata2 itu, tapi kenapa kau ucapkan kata itu? Tidakkah kau ingin selalu bersamaku walau semuanya sudah berubah? Andai kau dapat membaca hatiku saat ini, aku sedih, aku sakit saat aku tahu semua ingin kau akhiri.
Kenapa harus kau relakan juga nama itu? Nama yang sejak 7 tahun telah kita ciptakan bersama... tak ingatkah engkau karna nama itu, kau pegang lembar ujianku, dan ku pegang lembar ujianmu? Kau sapa aku, kau lindungi aku? Kau menjagaku? Kau tersenyum denganku? Kau pegang pipiku? Kau panggil namaku dengan suara khasmu? Kau beri aku puisimu? Kau puji aku? Kau bicarakan aku pada temanku? Kau mengajakku menyanyi bersama? Kau perkenalkan kucingmu? Kau melakukannya, bahkan kau tulis nama itu di batang pohon dengan goresan tanganmu selama 1 minggu??? Aku masih ingat betul semua, aku merindukannya. Walau aku tahu, mungkin nama itu telah pupus dan hilang tak bermakna dimatamu.

Asal kau tahu, nama yang selalu buatku tersenyum dan sedih itu, tak akan pernah hilang, hancur, apalagi pupus di mataku. Sampai kapanpun, nama itu tetap indah bagiku..  terima kasih, kau telah ciptakan untuk keindahan pada nama itu #DearSomeone


Arumm-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar