Saat semuanya telah
berputar, aku sendiri disini. Aku memang tak seperti yang kau bayangkan. Saat
itu, hidupku bergemuruh kacau, aku kehilangan segalanya. Aku tahu apa yang seharusnya
aku ambil. Aku tak mengenalmu dan aku tak mengerti dirimu sebelumnya.
Segala sesuatu mencoba untuk ku cari dan ku temukan hal itu. Aku mengerti dan
sekilas hadir dipikiranku teman yang selalu hadir bersamaku.
Aku menemukan kebahagiaanku
dengannya, teman yang baik. Teman lama yang masih menyayangiku dan tak
melupakanku. Sedihku, risauku kini bisa mengalir karenanya. Dia yang mengerti
aku disaat semua telah menjauh, dia memberikanku semangat disaat aku telah
rapuh dan tak ada yg menoleh ke arahku. Dia teman yang baik, yang berikan aku
senyuman. Dia mempunyai seorang cewek yang dia tunggu, dan itu bukan aku. Aku
hanyalah teman baiknya.
Memang dia seperti
pasanganku, tapi tidak. Dia menyayangiku, dia mencintaiku, dia mengerti aku,
akupun sebaliknya. Tapi hanya sebagai teman baik. Akupun mempunyai seorang lain yang sudah menjadi titik
bahagiaku, dan itu bukan dia. Sekali lagi dia hanya teman baikku. Haruskah aku
menjelaskan semua tentang ini? Haruskah engkau berlari karna ini? Tak
mengertikah kau? Seharusnya kau berterima kasih padanya karna telah menjagaku
disaat kau sibuk dengan urusanmu.
Disinilah hubunganku dan dia kutegaskan.
Aku menyanyangimu, bukan dia. Dan tolong mengertilah diriku. Tolong
dengarkan aku sejenak. Bahwa inilah arti dia di hidupku yang sebenarnya.
Arumm-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar