Siang itu tak seperti
biasanya. Semua hilang, semua lenyap. Tanpa arah burung2pun terbang menyambut
kehangatan rumah mereka. Sedang aku? Aku duduk diam termenung disana, ku
rasakan hembusan angin melewati tubuhku. Udara yang dingin menghempas di seling
rongga hidungku, tapi tidak begitu dengan pikiranku. Kau tiba2 hadir disetiap
lamunanku.
Ya.. kau hadir dan
berputar-putar disana. Di otakku tepatnya. tapi saat itu terlihat aneh,saat aku
memandang langit yang telah siap menangis. Kau.. lagi-lagi kau yang hadir.
Langit itu melukiskan wajahmu. Sejutah kenangan saat kau bersamaku mulai
terkulas kembali seketika, mulai teringat saat ku mengenalmu,bercanda dan
berubah menjadi kita. Aku menyayangimu,aku mencintaimu. Tapi mengapa? ada apa?
Seketika juga tetes air mata dan ketakutan itu muncul.
Kenapa dengan semua ini?
Dosakah aku mencintaimu? Apa salah aku memilihmu? Ataukah Tuhan tak merestui
hubungan kita? Semakin hari berlalu,semakin perasaan itu terlukis indah dan
menetap. Semakin yakin juga bahwa kau lah yang terindah bagiku. Saat kutatap
langit kembali, wajahmu berubah lebih indah dengan senyumanmu yang tulus.
Mungkin itu untukku. Tapi, hatiku semakin aneh, tetes itupun semakin deras.
Apakah ini? Mengapa? Saat itu aku terdiam, aku ingat, aku mengerti. Saat ini
kau bersamaku, memang saat ini kau yang ada dihatiku, tapi aku tak tenang saat
masa lalumu kembali menyadarkanku. Masa lalu yg masih mengharapkanmu, masa lalu
yang masih menyayangimu, dan masa lalu yang tetap mencintaimu.
Aku takut kau diambilnya
kembali,aku takut kau merangkai kembali kenangan itu bersama masa lalumu, aku
takut kau menyimpannya kembali di hatimu, seandainya aku bisa
melarangnya,takkan setakut ini. Tapi?? Apa dayaku?? Perasaan Tuhan tak bisa
diganti oleh manusia.. jika kau bertanya seberapa takut aku kehilanganmu,
setakut saat aku mengingat kejadian yg telah merenggut nyawa orang2 yg ku
sayangi.
Aku mencoba untuk
menyimpanmu dan selalu membuat rencana agar kau tetap mencintaiku, apakah aku
berdosa?? Tuhan.. jika dia akan kau ambil nanti, berikanlah aku kekuatan, ubah
perasaanku agar aku siap. Siap tanpanya, seperti dulu saat aku belum
mengenalnya..
Ketakutanku semakin bertambah, ketika rasa itu semakin besar di hatiku..Akulah
wanita yg mencintaimu, walau kau masih dikejar masa lalumu.. :’)
Arumm-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar