Sabtu, 16 Juni 2012

Masih Tetap Sama, Kau yang Menjadi Alasan Utama

Sepi, sunyi, seperti biasa. Hanya suara kipas angin yang setia berputar disela-sela dinginnya malam. Tepat di hangatnya suasana ruang pribadiku. Tak hanya itu sih, ada boneka2 kecilku juga yang tetap tersenyum indah bersiap mendengarkan curhatan malamku. Tapi tunggu,sepertinya ada yang kurang.

Mungkin dari sebuah benda balok yang sengaja berbunyi bila ada sesuatu yang diterima, ponselku. Kesekian kali aku menunggu dan melihat ponsel itu berdering, mungkin jika kamu membaca ini kamu bakal kebingungan dan bertanya tanya apa yang sedang aku tunggu. Haha, seperti orang bodoh saja kamu, sampai sekarang mungkin kau tak pernah tahu. Apa memang kamu benar-benar tak tahu?
Hei kamu!! Iya kamu yang berlagak bego mantengin layar monitor!! Ingat aku? Aku yang pernah hadir dalam lamunanmu, seseorang yang mungkin pernah kau rindukan, MUNGKIN SETIAP HARIAku sengaja terdiam, membiarkan agar lentik jemariku tak menyentuh abjad yang tertata rapi pada benda balok itu. Aku sengaja menunggu kau mengirim sesuatu lewat benda itu, mungkin peringatan untuk makan malam, atau bertanya hal apa yang aku lakukan, atau mungkin hanya ucapan selamat malam dengan emot kiss dibelakangnya (kesukaanmu) yang dapat sedikit menyembuhkan diamku dan menenangkan galauku.
Oiya, apa kamu juga sudah tau? Saat tak ada sedikitpun kabar darimu, pikiranku mulai melayang entah kemana, selalu mencari dan berputar hingga aku tak sengaja menari dengan air mata. Itu karna aku rindu sama kamu BOY..!! ya ya ya.. mungkin kamu bicara dalam hatimu,selalu air mata yang muncul dan rindu yg ku ucapkan. Mungkin, karna aku terlau sayang. Atau mungkin pula,karna memang persaan itu berlebihan? Entahlah.. tapi aku suka. Dan kamu mungkin tak pernah tahu, lamunanku selau berpihak di kamu dan lagi-lagi kamu. Senyumanmu,tingkah lakumu, perhatianmu, atau bahkan sikap manjamu.
Aku mengingat itu semua hingga mataku benar-benar ingin lenyap dari hari yang melelahkan ini (tak lepas dari kamu). Lagi-lagi kamu.. :D. Dan tak lepas juga dari hobiku, kamu pasti sudah kenal betul hobiku. Yaa, tebakan kamu benar! Menggoreskan sebuah kata dalam kertas itu sudah menjadi soulmate-ku (jadi ingat saat kamu bercerita tentang soulmatemu) seperti itulah, dekat bahkan seperti aku dan bayanganku sendiri. Sederhana sih, topiknya sampai sekarangpun masih sama, masih tetap kamu yang menjadi alasanku.
Mungkin aku terlau menyukai posisimu sekarang, sampai air mataku berenag disela pipiku dengan tarian kebahagiaan bersamaan muncul saat tiba-tiba pose wajah kamu tepat di depanku seperti saat ini. Aku ingin mengucapkan sesuatu kepadamu, Terima kasih ya.. sampai saat ini,kau masih sempatkan untuk membagi pehatianmu untukku dan memperbolehkan aku untuk tetap jadi alasan sedih dan bahagiamu, sama halnya seperti aku. Aku Menyayangimu.. :) 


Saat kau merasakan sesuatu, ingatlah aku ya..
Cepat pulang dan kembali, lingkar lenganku sudah merindukanmu..  <3


Arumm-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar