Sepi, sunyi, seperti biasa.
Hanya suara kipas angin yang setia berputar disela-sela dinginnya malam. Tepat
di hangatnya suasana ruang pribadiku. Tak hanya itu sih, ada boneka2 kecilku
juga yang tetap tersenyum indah bersiap mendengarkan curhatan malamku. Tapi
tunggu,sepertinya ada yang kurang.
Mungkin dari sebuah benda balok yang sengaja berbunyi
bila ada sesuatu yang diterima, ponselku. Kesekian kali aku menunggu dan
melihat ponsel itu berdering, mungkin jika kamu membaca ini kamu bakal
kebingungan dan bertanya tanya apa yang sedang aku tunggu. Haha, seperti orang
bodoh saja kamu, sampai sekarang mungkin kau tak pernah tahu. Apa memang kamu
benar-benar tak tahu?
Hei kamu!! Iya kamu yang
berlagak bego mantengin layar monitor!! Ingat aku? Aku yang pernah hadir dalam
lamunanmu, seseorang yang mungkin pernah kau rindukan, MUNGKIN SETIAP HARI. Aku sengaja terdiam,
membiarkan agar lentik jemariku tak menyentuh abjad yang tertata rapi pada
benda balok itu. Aku sengaja menunggu kau mengirim sesuatu lewat benda itu,
mungkin peringatan untuk makan malam, atau bertanya hal apa yang aku lakukan,
atau mungkin hanya ucapan selamat malam dengan emot kiss dibelakangnya
(kesukaanmu) yang dapat sedikit menyembuhkan diamku dan menenangkan galauku.
Oiya, apa kamu juga sudah
tau? Saat tak ada sedikitpun kabar darimu, pikiranku mulai melayang entah
kemana, selalu mencari dan berputar hingga aku tak sengaja menari dengan air
mata. Itu karna aku rindu sama kamu BOY..!! ya ya ya.. mungkin kamu bicara
dalam hatimu,selalu air mata yang muncul dan rindu yg ku ucapkan. Mungkin,
karna aku terlau sayang. Atau mungkin pula,karna memang persaan itu berlebihan?
Entahlah.. tapi aku suka. Dan kamu mungkin tak pernah tahu, lamunanku selau
berpihak di kamu dan lagi-lagi kamu. Senyumanmu,tingkah lakumu, perhatianmu,
atau bahkan sikap manjamu.
Aku mengingat itu semua
hingga mataku benar-benar ingin lenyap dari hari yang melelahkan ini (tak lepas
dari kamu). Lagi-lagi kamu.. :D. Dan tak lepas juga dari hobiku, kamu pasti
sudah kenal betul hobiku. Yaa, tebakan kamu benar! Menggoreskan sebuah kata
dalam kertas itu sudah menjadi soulmate-ku (jadi ingat saat kamu bercerita
tentang soulmatemu) seperti itulah, dekat bahkan seperti aku dan bayanganku
sendiri. Sederhana sih, topiknya sampai sekarangpun masih sama, masih tetap
kamu yang menjadi alasanku.
Mungkin aku terlau menyukai
posisimu sekarang, sampai air mataku berenag disela pipiku dengan tarian
kebahagiaan bersamaan muncul saat tiba-tiba pose wajah kamu tepat di depanku
seperti saat ini. Aku ingin mengucapkan sesuatu kepadamu, Terima kasih ya.. sampai saat ini,kau masih sempatkan
untuk membagi pehatianmu untukku dan memperbolehkan aku untuk tetap jadi alasan
sedih dan bahagiamu, sama halnya seperti aku. Aku Menyayangimu.. :)
Saat kau merasakan sesuatu, ingatlah aku ya..
Cepat pulang dan kembali, lingkar lenganku sudah
merindukanmu.. <3
Arumm-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar