Jumat, 30 September 2011

Maaf,Tak Sepantasnya ini Ku Lakukan,, :'(

Menyentuh,
Melihatnya, menahan sedikit emosi yang terpendam,,
Sadarku atas semua ini,
Lelah ku menjalaninya,

Terbungkam hati dan mulutku seketika,
Saat dia menatapku,
Hatiku berlipat-lipat memuncak seperti melayang diatas cahaya kegelapan,
Buram terasa saat ku kembalikan tatapannya,
Tak kunjung seluas samudera yang ingin ku seberangi,
Tapi samudera itu menutup ciut lebarnya,

Yaa,, aku tahu,
Ternyata samudera itu telah terhunikan oleh makhluk lain,
Terbesit luka sedikit mencekamku,
Tak pernah terasakan sebelumnya,
Membuatku semakin ingin menghilang dan berlari jauh darinya,

Tapi dari sisi lain,
Ingin ku tarik dan rampas samudera itu,
Entahlah, itu tidak mungkin..
Rasanya berdosa jika itu kulakukan,
Lalu, Apa daya aku teruskan dan ku pertahankan perasaan yang menginnginkan samudera itu?
Tidak lagi bisa kudapat, apalagi kumiliki,,

Habis dayaku meranakan semuanya,
Sejenak, ku berpikir,,
Mungkin penghuni itu damai didalamnya, mungkin hanya dia yang bisa menyinggahi samudera itu,
Yaa, tak bisa ku rebut begitu saja,,
Mungkin semua ini harus kusudahi,
Pelan-pelan ku harus merelakannya,,
Pelan-pelan ku harus menghilangkan perasaanku untuk memilikinya,,
Dengan diam, tunduk, hingga terbesit satu kata yang meringankan hatiku “lupakan”!!
Dengan sadar, kini ku berjalan untuk melepaskannya, untuk dia yang sudah dulu memilikinya,,
Samudera itu, UNTUKNYA,,
Bukan UNTUKKU,, :’)

Kulepas, kurelakan, dan mulai saat ini ku akan menjauh perlahan dari samuderamu,,


Arumm-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar