Aku menatap layar ponselku,
tak ada pesan. Hari ini ulang tahunku, tapi tak ada ucapan dari dia sejak tadi
pagi. Sekarang sudah menunjukkan pukul 22:35 dan masih belum ada pesan untukku
dari dia. Pikiran mulai melayang entah kemana,yang pasti takut dan kekhawatiran
pun mulai muncul.
Aku bukan sekali dua kali
seperti ini, apalagi sejak ku tanyakan tentang perasaannya untukku yang terjadi
pada hari berikutnya. Walaupun aku tahu aku sudah memiliki wanitaku disana,
tapi perasaan untuknya masih tetap ada, sejak dulu.
Terkadang aku benar-benar
takut kehilangan dia. Dia yang tidak menjadi milikku. Sempat aku berpikir,pria
macam aku yang tega menelantarkan perasaan dia sejak dulu? Enam tahun sudah aku
memendam. “kriiing..” bunyi panggilan masuk diponselku, panggilan dari
wanitaku.
“halo..” Sena membuka
percakapan.
“iya sayang,ada apa?”
jawabku lemas tak bersemangat. “
“kamu kok belum tidur? Ada
apa sayang? Kamu sakit?”
“enggak kok. Ini juga mau
tidur”
“yasudah, tidur sana sudah
malam, selamat malam sayang.”
“selamat malam juga sayang”
“muah” ucapnya menciumku.
“tiit” kumatikan ponselku,
sebelumnya kupandangi dengan seksama. Masih tak ada pesan dari Yesko,wanita
yang kutunggu pesannya. Iya,namanya yesko, aku kenal dia sejak SMP. Dan dari
dulu aku menyukainya, tapi entah kenapa sampai aku lulus SMA tak ada kesempatan
untuk mewujudkan mimpi itu. Mimpi ku dan dia. Kutunggulah,karena biasanya
akupun tidur larut jadi tak masalah buatku menunggu. Tak kuat sebenarnya, dan
akhirnya akupun terlelap.
_______
“Reno.. sarapan dulu
sayang. Mama masakin makanan kesukaan kamu nih,nasi goreng jamur. Ayo turun.” Suara
mama memaksaku untuk bangun karena memang itu makanan yang paling enak
sepanjang masa. Apalagi perut lagi lapar.
“wau, enak nih ma!”
serangku menyantap nasi goreng bikinan mama. 3 menit makanan telah bersih
dipiringnya,karena memang aku makannya cepet. Seusai makan dan mandi aku
kembali keatas. Kulihat ponselku kembali dan hasilnya nol. Masih tak ada pesan
dari dia.
Tapi tiba-tiba aku teringat
dengan blog. Iya,dia punya blog yang aku selalu baca. Aku suka tulisannya,
selain kata-katanya yang indah, kalimatnya pun sastra banget. Manis untuk
dibaca. Wajar sih tulisan wanita. Tapi tak jauh beda dengan orangnya yang
cantik, imut. Apalgi kalu lihat senyumnya. Seperti semua yang ada disekeliling
tak bisa mengalahkan indahnya senyumannya. Ah jadi kangen sama dia.
“Lagi apa yah dia sekarang?
Sebenarnya dia ingat ga sih sama ulang tahunku?” gumamku sedikit kesal.
Akhirnya aku buka blognya untuk mengetahui keadaan dirinya saat ini. Aku
kaget, di postingannya terlihat cerita itu isinya gembira. Iya,dia lagi berada
dalam kebahagiaan saat ini, dan mungkin bukan karena aku. Mungkin dia sudah
melepaskan perasaannya terhadapku.
Tapi aku tak bisa terima,
aku ingin dia tetap menginginkanku, dia tetap mencintaiku seperti dulu. Aku
belum bisa melepaskan perasaannku, suatu saat pasti Tuhan memberikan jawaban
atas ini semua. Kututup laptopku, kumatikan ponselku. Sejenak merenung untuk
sekedar ingin memikirkan dan sedikit merelakan keadaan ini. Aku akan mencari
jawabannya. Segera.
Arumm-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar