Aku tersentak ketika aku
membacanya. Aku tersadar,ketika itu aku seperti dihentak keras oleh sebuah
huruf yang berjejer. Yah,tulisan. Sebuah pengakuan yang menyadarkan aku bahwa
begitu jahatnya aku.
Aku bingung sama semua ini,
seketika aku bernafas mencoba untuk menikmati nikmat Tuhan,aku begitu merasa
malu,kecil dan kerdil. Nafas ini sudah gratis untukku. tapi aku melakukannya
untuk memperlakukan kejahatan. Aku bingung, harus apa aku sekarang.
Aku sama sekali ga ingin
seperti ini,ini bukan diriku. Saat ini aku terisak oleh tangisku sendiri. Aku
sesak oleh tangisku sendiri. Nafasku begitu berat sekarang, mataku sudah sembab
bengkak tak lagi terlihat warna hitam putih didalamnya. Aku rapuh saat ini. Ini
bukan diriku. Sakit aku menerima kenyataan seperti ini,yah aku jahat. Sudah
berapa lama aku seperti ini,aku mencoba untuk menenangkan diriku sendiri.
Aku ga tahu semua ini untuk
apa. Tuhan jika saja aku ada disampingMu sekarang,aku ingin Kau memelukku. Aku
ingin Kau kembalikan senyumku, aku ingin Kau kembalikan bahagiaku. Aku ingin
Kau buang sosok gelap ini dari jiwaku,kembalikan aku ke wujud asliku.
Tuhan,sebenarnya siapa yang ada dibalik diriku ini? Aku memang terpukul saat
ini, tapi Kau tetap ada untukku kan Tuhan? Aku sangat menyayangiMu. Aku sangat
mencintaiMu.
Apa yang harus aku lakukan
Tuhan? Bisikkan padaku,ku mohon. Aku takut saat ini. Aku lelah saat ini. Aku
bingung.. aku hampir putus asa. Selamatkan aku dari sosok gelap ini Tuhan. Aku
tak ingin menutup mata saat ini. Aku takut aku tak bisa melihat matahari terbit
esok hari, apalagi saat sosok hitam ini belum hilang.
Ada sedikit yang membuat
nafasku sebentar untuk berhenti,jarak. Tuhan.. aku sungguh tak mempermasalahkan
jarak yang kau beri. Tapi jarak membuatku takut,yah. Aku sering ketakutan. Apa
ini semua termasuk yang Kau rencanakan? Sampai saat ini isak tangisku belum
juga berhenti. Aku mencoba untuk menenangkan diriku sendiri. Aku mencoba untuk
menjadi pahlawan bagi diriku sendiri. Tapi ini pekerjaan yang sulit.
Aku tak ingin terlelap
malam ini, aku sadar ini sudah pagi. Jam telah menunjukkan pukul 01:50. Tapi
aku tak berkutik,aku ingin pergi. Yah,pergi ketempat yang mungkin aku bisa
tenang disana. Aku ingin pulang, pulang bersama orang-orang terkasihMu ditempat
yang sangat nyaman disana. Entah tempat apa itu,aku ingin mengunjunginya. Aku
merindukanMu,Tuhan. Maafkan aku.
Arumm-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar