Tak ada bunyi dari
ponselku. Malam ini,aku terjerat ketakutan. Yah,aku kehilangan. Lagi-lagi aku
kehilangan keceriaannya,aku kehilangan canda tawanya, aku kehilangan
perhatiannya, aku kehilangan manjanya.
Sempat satu minggu aku
bergelut kerinduan,ternyata rindu itu semakin dalam dan tak ingin hilang. Aku
tak ingin bilang, aku biarkan agar dia rasakan juga rindu itu untukku.
Masih sama yang kulakukan
saat ini,masih menatap layar mungil ditanganku. Tak ada pesan,aku menunggu.
Sampai saat inipun aku diam. Aku berusaha untuk tidak menjadi egois. Padahal
beberapa menit yang lalu aku baru membaca pesannya. Aku tahu,rindu memang hanya
untuk dipendam kan? Iya,itu yang aku lakukan sekarang. Bergelut rindu dan
menari bersamanya memang menyenangkan,jika diketahui. Tapi tidak untukku, biar
aku yang tahu. Hanya aku. Mendekap rindu sendirian.
Arumm-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar